Seperti halnya pasangan suami istri lainnya, Nabi Ibrahim dan Siti Sarah mendambakan anak di keluarga mereka. Akan tetapi, setelah menikah puluhan tahun, mereka tidak kunjung mewujudkan mimpi mereka. Siti Sarah pun merasa sedih karena ia semakin tua. Hajar, budak yang diberikan oleh raja ‘Amr memiliki sifat yang baik. Akhirnya, Nabi Ibrahim as. menikahi Hajar.

Dari pernikahannya dengan Hajar, lahirlah Nabi Ismail as. Siti Sarah merasa cemburu terhadap Hajar. Ia pun meminta Nabi Ibrahim as. agar hidup terpisah dengan Hajar. Hal ini dikabulkan oleh Nabi Ibrahim as. dan ia pun membawa Hajar serta Nabi Ismail as. ke gurun pasir dan meninggalkan mereka di sana.

Dafanya Ilustration 1. Siti Sarah Cemburu dengan Hajar

Suatu hari, Nabi Ibrahim as. dan Siti Sarah kedatangan tamu di rumahnya. Nabi Ibrahim as. yang terkenal mengutamakan tamu pun menyembelih anak sapi dan dimasak untuk disungguhkan kepada tamunya. Anehnya, setelah disajikan,  tamu-tamunya tidak menyentuh hidangan tersebut. 

Nabi Ibrahim as. merasa takut dan mencurigai tamu-tamunya. Tamu-tamunya pun berkata bahwa mereka diutus kepada kaum Luth. Kedatangan mereka ke rumah Nabi Ibrahim as. adalah untuk menyampaikan kabar bahwa Siti Sarah telah mengandung anak yang nantinya akan menjadi nabi, yaitu Nabi Ishaq. Mereka juga menyampaikan bahwa Nabi Ishaq nantinya juga akan memiliki anak yang menjadi nabi, yaitu Nabi Yaqub.

Dafanya Ilustration 2. Jamuan Siti Sarah dan Nabi Ibrahim

Siti Sarah yang mendengar kabar tersebut terkejut. Hal ini dikarenakan ia dan Nabi Ibrahim as. sudah sangat tua. Para malaikat mengatakan bahwa itu adalah rahmat dari Allah dan benar adanya. Sarah dan Nabi Ibrahim as. tentunya merasa bahagia setelah mendengar kabar tersebut. Seiring berjalannya waktu, Nabi Ishaq pun lahir dan tumbuh dewasa.

Seperti halnya manusia lainnya, Siti Sarah pun tidak abadi. Sarah meninggal pada usia 128 tahun dan dimakamkan di Hebron. Nabi Ibrahim as. pun membeli tempat tersebut. Selain Siti Sarah, di sana juga dimakamkan Nabi Ibrahim as, Nabi Ishaq, dan Nabi Yaqub.

Referensi : orami.co.id & islampos.com