Serial 2 : Amanah Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Hai #DFsister! MIndaf mau lanjutin pembahasan soal amanah dari yang ini ya!

Sifat percaya juga berlaku saat #DFsister sedang dalam tahap sekolah atau kuliah. Saat sekolah atau kuliah tentunya tidak lepas dari tugas. Mengerjakan tugas tidak hanya akan mendapat nilai yang kalian inginkan, akan tetapi, juga membuktikan bahwa kita memiliki sifat amanah.

Dalam tingkatan yang lebih tinggi lagi –saat bekerja- sifat amanah juga dapat diterapkan saat mengerjakan pekerjaan yang diberikan. Sama seperti sebelumnya, mengerjakan pekerjaan dengan baik tentunya akan menumbuhkan rasa percaya dari orang sekitar pada diri kita.

Dafanya Ilustration 1. Amanah Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Ketika bekerja tentunya kita memiliki jabatan. Jabatan ini juga merupakan amanah, loh. Jabatan ini harus diemban dengan amanah dan tidak disalah gunakan. Selain tidak menjaga amanah, penyalahgunaan jabatan juga menjadikan pandangan orang lain menjadi jelek.

Apakah amanah ini hanya kita terapkan pada orang lain saja? Yang kita tidak ketahui, amanah ini juga harus kita terapkan pada diri sendiri dan Allah swt. Allah swt. memberikan fisik yang sehat. Sebagai umat-Nya, tentu kita harus menjaganya, salah satunya dengan cara menjaga pola makan dan olahraga yang rutin agar fisik kita tetap sehat.

Di samping fisik yang sehat, Allah swt. juga memberi kita rezeki berupa materi. Untuk menjaga amanah-Nya, materi yang diberikan Allah swt. ini harus kita gunakan dan jaga dengan sebaik-baiknya.

Dafanya Ilustration 2. Amanah Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Selain pada orang lain dan Allah swt., amanah juga harus dilaksanakan pada diri sendiri. Secara tidak sadar mungkin kita juga sudah sering melakukannya, loh. Amanah pada diri sendiri dapat meliputi memperjuangkan diri agar tetap sehat dan berkecukupan.

Apakah #DFsister sudah menerapkan amanah pada kehidupan sehari-hari?

Amanah Dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak terlepas dari tanggung jawab yang harus kita kerjakan. Tanggung jawab ini tentunya bervariasi, tanggung jawab pada diri sendiri, orang lain, bahkan pada Allah swt. Dalam melaksanakan tanggung jawab ini tentunya harus disertai dengan sifat jujur dan amanah. Sebelum menjadi amanah, kita perlu menjadi orang jujur terlebih dahulu.

Kok gitu? Menjadi orang yang jujur akan membuat orang lain memandang kita sebagai orang yang amanah. Pada tahap ini, label amanah sudah melekat pada diri kita. Setelahnya, orang lain akan mempercayai kita untuk mengemban tanggung jawab.

Dafanya Ilustration 1. Amanah dalam Bermasyarakat

Apa aja sih pengaplikasian sifat amanah dalam kehidupan sehari-hari? Sejak kecil kita dapat menanam sifat amanah. Hal sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan meminta tolong pada anak untuk membeli sesuatu ke warung. Biasanya, setelah membeli akan ada uang kembalian, orang tua dapat mengajarkan amanah pada anak dari hal kecil ini.

Bukan masalah nominalnya, uang masih bisa dicari lagi, tetapi, sifat amanah ini penting untuk ditanamkan sejak dini. Hal sederhana lainnya yang tidak kita sadari membutuhkan sifat amanah adalah ketika seseorang menitipkan barangnya pada kita. Sebagai orang yang amanah, tentunya kita perlu menjaga barangnya dengan baik. Hal ini juga berlaku dengan penitipan barang di tempat umum yang kerap kita temui. Secara tidak langsung, kita memberi amanah pada orang lain untuk menjaga barang kita.

Dafanya Ilustration 2. Amanah dalam Bermasyarakat

Dalam kasus lain yang #DFsister sering temui adalah ketika teman kita mempercayakan rahasianya pada kita. Tentunya  teman #DFsister percaya bahwa kamu tidak akan menyebarkan rahasianya. Tanpa kita sadari, menjaga amanah ini tidak selalu berkaitan dengan materi loh! Ada juga sifat percaya di dalamnya.

Apa Sih Manfaat Menjaga Amanah?

Dafanya Image 1. Manfaat Menjaga Amanah

Menjadi orang yang amanah tentunya dambaan banyak orang. Dalam proses menjadi orang dengan sifat amanah ini tentunya akan berhadapan dengan rintangan dan halangan. Dengan proses yang penuh dengan rintangan ini, tentunya akan menghasilkan hasil yang indah. Hasil yang indah dalam berproses menjadi orang yang amanah ini bermacam-macam, loh.

Terjalin hubungan yang baik antara kita dan pemberi amanah adalah salah satu manfaat sifat amanah. Hubungan yang baik ini tentunya akan berdampak baik juga pada kita maupun orang di sekeliling kita nantinya. Di samping itu, Allah swt. juga menyukai hubungan yang baik antar manusia, hal ini tertulis pada surah An-Nisa ayat 1 yang berarti, “…Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan…”

Dari hubungan baik ini, orang di sekeliling kita akan merasa aman dan nyaman berada di dekat kita. Kita juga akan dicap sebagai orang yang dapat dipercaya. Rasa percaya ini dapat menuntun kita untuk mendapat tanggung jawab atau kepercayaan yang lebih besar.

Terakhir, Allah swt. memerintahkan kita agar menjaga amanah. Hal ini tertulis pada surah Al-Anfal ayat 27 yang memiliki arti, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”

Gimana Sih Cara Menjaga Amanah? Berikut Tipsnya

Mendapat amanah dari orang lain tentunya merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kita. Amanah ini tentunya perlu dijaga atau dilaksanakan dengan baik. Bagaimana cara kita menjaga amanah ini? Yuk sini Mindaf kasih tahu tips menjaga amanah ala Mindaf!

1. Ketahui resiko

Sebelum menerima amanah dari orang lain, tentunya kita harus mengecek dulu apakah amanah tersebut memiliki resiko yang akan berpengaruh pada kita. Resiko ini dapat meliputi keselamatan kalian atau tidak berhubungan dengan kejahatan. Jika amanah ini memiliki resiko untuk kalian, jangan ragu untuk menolaknya.

2. Hubungan bisa menjadi buruk

Sebagai makhluk sosial, tentunya kita perlu orang lain. Jika kita tidak menjalankan amanah yang diberikan, kemungkinan besar akan berpengaruh buruk pada hubungan kita dengan yang memberikan amanah. Di sisi lain, jika kita menjalankan amanah dengan baik, hubungan kita kemungkinan besar akan semakin baik.

3. Kerjakan dengan tanggung jawab

Salah satu hal penting yang harus kita tanamkan adalah tanggung jawab. Tanggung jawab sendiri adalah sifat melaksanakan sesuatu dengan sungguh-sungguh. Dalam menjalankan amanah tentunya perlu disertai dengan sifat tanggung jawab.

Jujur, Amanah dan Tanggung Jawab, Tiga Sifat yang Saling Berhubungan

Dafanya Ilustration 1. Jujur, Amanah dan Bertanggung Jawab

Jujur, amanah, dan bertanggung jawab, tiga sifat ini merupakan sifat yang harus kita miliki agar mendapat kepercayaan dari orang lain. Tahukah #DFsister bahwa tiga sifat ini berhubungan satu sama lain? 

Jujur adalah bertindak dan mengatakan sesuatu yang benar dan sesuai dengan kenyataan. Sedangkan amanah adalah melaksanakan perintah atau tugas dengan sungguh-sungguh dan jujur. Dalam melaksanakan amanah ini diperlukan sifat jujur.

Sifat amanah ini juga merupakan sifat yang disukai Allah swt. Hal ini dijelaskan dalam surah Al-Anfal ayat 27 yang berarti, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”, serta dalam surah Al-Mu’minun ayat 8 yang berarti, “Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya.”

Tanggung jawab adalah sikap untuk melaksanakan perintah atau tugas dengan sungguh-sungguh. Sifat bertanggung jawab ini perlu diterapkan dalam melaksanakan amanah yang diberikan. Jika ditarik sebuah garis lurus antara jujur, amanah dan tanggung jawab, dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan sebuah amanah diperlukan sifat jujur dan rasa tanggung jawab.